Belajar Bongkar Lampu Rem

Di RPM tertentu atau pas lewat jalan yang gak rata, di buntut Kebo Ireng ada bunyi “orok-orok / kemretek”. Wah harus dicek ini ada yang longgar kayanya. Rencana mau dibongkar lampu belakangnya sekalian nempelin sealer biar air ndak masuk. Karena Lampu Belakang alias Lampu Rem alias Break Lamp alias Tail Light punya pulsar series terkenal jadi aquarium kalo pas ujan-ujanan. Kalo sudah kemasukan air akhirnya ada yang mati sebagian bahkan mati semua lampu lednya. Masukan buat PT Bajaj Auto nih.. masa motor keren lampunya kemasukan air, sepertinya bagian QC harus diperketat lagi lah.

Sebelumnya siapkan peralatan tempur dulu


Untuk bongkar lampu belakang, langkah-langkahnya :
– Buka baut-baut di body belakang.

Lepas 6 baut yang dilingkari

– Buka juga pengait antara sasis dengan body, tepatnya ada di belakang shockbreaker. Membukanya sebaiknya agak dipaksa, meskipun dipaksa itu gak enak rasanya (*hayah..) tapi hanya dengan cara ini pengaitnya mau dilepas. Jangan khawatir.. body belakang pulsar ulet kok, asal gak keterlaluan maksanya Insyaallah tidak pecah.

Real Street Fighter.. Kebo Ireng trondhol.. hehehehe

– Lepaskan lampu belakang dari body. Pakai obeng plus yang panjang karena tempat bautnya agak di dalam. Setelah keempat baut dilepas, lagi2 urusan paksa memaksa harus dilakukan di sini😀 Kurang lebih caranya adalah Tangan kanan menekan bagian belakang lampu dari posisi atas dan tangan kiri menarik lampu dari bagian dalam. Lakukan dan rasakan dengan hati2.. dan butuh ketelatenan hehehehe

Bagian yang patah di kanan atas

– Setelah lampu belakang dapat dilepas kelihatan yang menjadi penyebab suara “orok-orok”. Ternyata dudukan lampu-nya ada yang patah. Selain itu terdapat bercak-bercak bekas air dan debu yang menempel di mika lampu bagian dalam. Weleh.. bener ternyata airnya bisa masuk. Untung saja lampunya ndak konslet.Bercak-bercak bekas air yang ditunjuk anak panah

– Oke lah kalo begitu, pertama harus disambung ini.. Sambungkan bagian yang patah dengan “Lem Setan” . Taburkan bedak “Her*cyne” di atas patahan kemudian teteskan kembali “Lem Setan”-nya. Sebenarnya yang ideal bukanlah bedak seperti cara saya di atas, tapi semen bubuk. Tapi apa ya ada yang jual semen sak-jumput buat nge-lem lampu? hehehe Yo wes lah ndak ada semen bedakpun jadi.

Semoga hasilnya bisa sekuat kalau pakai semen😀

Urusan sambung menyambung sudah selesai. Sekarang waktunya untuk menutup celah antara mika lampu dan “roso”-nya biar air tidak bisa masuk.
– Tempelkan selotip/isolasi ke sekeliling mika lampu dengan jarak kurang lebih 1 cm dari pinggir mika. Ini bertujuan untuk membatasi sealer dan rapi hasinya.
– Oleskan sealer ke bagian yang di batasi oleh selotip ke sekeliling lampu. Saya pakai tangan saja karena menurut saya lebih halus hasilnya. Pastikan tidak ada yang terlewatkan mengolesnya agar air tidak masuk lagi.

Tempelkan isolasi serapi mungkin

Wes.. selesai, tinggal pasang kembali lampu belakang ke body, kemudian pasang body belakang ke tempat semula. Legooo….”orok-orok”nya sudah ilang dan lampu sudah tidak kemasukan air lagi. Selamat mencoba.

  1. *bengong* gw mah gak ngerti begini2an… kalo pulsar gw masalah, ya percayakan aja ke orang bengkel dah :))

  2. salam kenal mas bro

    • wi
    • December 27th, 2012

    ngebantu bgt nih…..secara rumah ane kebanjiran ama motor kesayangan ane 220F…thank u brothe

  3. itu kemasan AUTO SEALER dibeli ditoko mana ya?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: