Akhirnya… box nangkring di Kebo Ireng..

Keinginan memiliki box sudah lama saya pendam, tapi karena finansial yang pas – pasan baru kali ini diberi kesempatan bisa meminang box, Sampai-sampai saya diolok-olok sama mas Jahe yo ndak mempan, wong duite wae ra enek kok…arep ngopo hehehehe. Awalnya bimbang antara K42 atau E45, karena kapasitas dan harga hampir sama.
Setelah ditimbang-timbang, dipikir, dirasakan (*halah…) akhirnya diputuskan untuk ambil Givi E45 Simply yang warna doff. Pertimbangannya adalah (Bukan pesan sponsor lo ya..):
1. Givi E45 punya kapasitas yang besar yaitu 45 liter, jadi bisa muat banyak barang. Maklum kalo lagi pulang ke ndeso, baliknya pasti dibawain oleh-oleh ini itu yang seabrek hehehehehehe (* Ora sopan, oleh2 kok ngarep)
2. Menurut saya “pantes” kalo dipasang di pulsar. Liat para pulsarian itu kalo pake E45 kok tambah gagah gitu ya motornya.
3. Katanya yang pernah pengalaman punya E45 box-nya ulet, kalo jatuh ndak pecah..
4. Harganya yang bersahabat.
5. Kalo lagi kepepet duit, bisa dijual lagi dengan harga yang tidak relatif jatuh hehehehe semoga nggak kejadian lah…

Kebetulan setelah tanya-tanya Mas Kucay Lampung barangnya ready stok dan bisa langsung dikirim. Waktu pengiriman dari Lampung ke Surabaya sekitar 4 hari, lumayan cepat lah.
Sekitar jam 8 malam disms temen yang ada di kantor kalo ada paketan guede buat saya. Wah pikirku ini boxnya dah nyampe. Langsung “nyingklak” Kebo ireng meluncur ke kantor. Setelah nyampe rumah lagi udah ndak sabar langsung di bongkar itu bungkusannya. Lha dalaaaahhh… Yang tak impi2kan selama ini akhirnya Nongol di rumah. Jan koyo cah bayi oleh dolanan kae hehehe


Pertama pasang dudukan box di braket Om Yudi yang sudah lama terpasang di Kebo Ireng, ada 4 baut dengan kunci L ukuran 5mm, dan dibawahnya dikunci dengan ring dan mur ukuran 10.

Setelah selesai dudukan box ditutup dan dibaut dengan 2 baut item kecil

Ok pasang dudukan selesai, sekarang baru dipasang boxnya. Jangan lupa ada tutup konektor stoplamp di dudukan boknya dibuka dulu. Pastikan box terkunci dengan benar. Caranya : Masukkan kunci dan putar kekanan searah jarum jam 90 derajat. Tekan daleman box sampai berbunyi “klek” (seperti bunyi saat mengunci jok). Nah boxnya sudah aman berarti.

Box Sudah terpasang, saatnya menghidupkan stoplampnya. Begitu kabel dipasang, walah kok ndak nyala.. Coba dibolak balik masih sama saja, lampunya mati. Hadehh.. Yo wes berhubung mata sudah redup, dilanjut besok saja lah..
Setelah browsing-browsing dan tanya-tanya sama master-master “perlampuan” didapat pencerahan. Kondisi kabelnya seperti ini :
(kabel di motor)
– Kabel hitam garis kuning : 12v
– Kabel merah : lampu malam
– Kabel biru : lampu rem

(kabel dari box, GIVI)
– Kabel merah : tinggal pilih..
– Kabel biru : 12v

Jadi pemasangannya Kabel Biru (box) disambung dengan kabel Hitam garis kuning (motor), kemudian kabel merah (box) disambungkan dengan kabel biru (motor) jika menginginkan lampu box menyala saat direm, tapi jika ingin lampu box menyala saat lampu motor dinyalakan, disambungkan dengan kabel merah (motor)
Catatan : Jangan sampai kebalik dalam memasang kabel karena lampu box adalah led, led tidak bisa menyala jika terbalik.

Alhamdulillah.. boxnya dah terpasang dan lampunya dah nyala. Siap-siap lah buat dagang somay hehehehe. Semoga cerita ane bermanfaat buat MasBro dan MbakSis sekalian yang ingin pasang box di motor kesayangannya.

    • hadiyanta
    • June 26th, 2011

    lho sama persis punyaku breketnya. mantab kok itu kuat dan simple. boxnya juga gedhe amit. sekarang punyaku setelah tidak bawa laptop ukuran 14 inchi jadi terasa lapang.

    • Iya betul sama mas, cuma beda dikit di baut dudukan boxnya, punya saya tipe baru ada sepelengnya, punya Sampeyan kan ndak ada jadi agak “maksa” to pasangnya hehehehe
      Tapi yang mirip lagi itu plat nomornya mas.. “6601” podho to? Xixixixixi

    • jahe
    • July 1st, 2011

    ahhh aku blm dpt pulsar seken yg mint condition jadi ya sabar sik..wkwkwk, P220 teko 20jt neng kene..tambahi sidebox sisan, ban di upgrade 1 level sing mburi, pasang double disc belakang..mumpung durung due anak, yen wis ndue kan duite mlayu neng susu kabeh😀

    • Sabar.. kalo beli motor seken jangan grusa grusu, malah entuke ndak karu2an.. Mending p220 baru wae to😀 Rp 20.300.000,- OTR Jatim..

  1. sip, mantap masbro

    • bian
    • January 3rd, 2015

    lahhh ituu yg biru biru buaat apa mas beroo?

  2. ada foto cara connect dengan connector bawaan givi?gimana sambungnya ke kabel rem?

    • Jamal
    • February 15th, 2016

    klau pemasangan buat motor tiger revo apa sama mas broo..???

    • Saya kira sama saja Mas Bro.. cuma mungkin kabel lampu bawaan motornya warnanya berbeda dengan Pulsar..🙂

  3. ada lampunya to, aku beli di toko asesoris motor kok gak ada lampunya? dimana bisa beli lampunya saja???

    • gands
    • November 15th, 2016

    bro kabel buat braket ane cuma dua neh hijau ama merah…buat rem klo led perlu tambah relay atau langsung aja yah

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: